Uji Kekuatan Pemecahan Ampul|Uji Kualitas Ampul

Kunci pengujian kualitas ampul: uji gaya putus dan penerapan penguji pemecah ampul

Dalam industri farmasi, ampul adalah pembawa penting untuk kemasan farmasi, dan kualitas ampul secara langsung terkait dengan keamanan dan efektivitas obat-obatan. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pengujian kualitas ampul yang ketat. Diantaranya, uji kekuatan putus adalah salah satu penghubung utama untuk mengevaluasi kualitas ampul, dan penguji pemecah ampul adalah alat penting untuk mencapai pengujian ini.

Uji Kekuatan Putus

Uji gaya putus dirancang untuk mengevaluasi sifat mekanis ampul selama proses pemecahan untuk memastikan keamanan dan kenyamanannya dalam penggunaan aktual. Melalui uji kekuatan putus, kita dapat memahami kekuatan putus ampul, keakuratan posisi putus, dan fragmen setelah putus, untuk menentukan apakah memenuhi persyaratan penggunaan.

Penguji Pemecah Ampul

Penguji pemecah ampul memainkan peran kunci dalam uji gaya putus. Peralatan ini menggunakan sistem pengukuran mekanis yang tepat yang dapat mensimulasikan proses pemecahan dalam penggunaan aktual dan secara akurat mengukur kekuatan pemecahan ampul. Pada saat yang sama, penguji pemecah ampul juga sangat otomatis dalam pemrosesan dan pergerakan data, sehingga sangat meningkatkan efisiensi dan akurasi pengujian.

BST-01 Ampul Breaking Tester adalah perangkat tipe dalam industri farmasi.

Manfaat dan Fitur Teknis

BST-01 Ampoule Breaking Tester sangat berguna dan canggih, dan dapat digunakan dalam banyak hal di bidang farmasi dan medis. Ini memiliki fitur khusus seperti kecepatan yang stabil, stabilitas yang kuat, dan kontrol PLC untuk memastikan pengujian akurat. Alat ini juga memiliki motor stepper yang mengontrol kecepatan dengan sangat tepat. Selain itu, alat ini sangat aman digunakan karena memiliki tabung untuk mengumpulkan sampel yang pecah dan penutup untuk melindungi sampel agar tidak melompat selama pengujian.

1. Perlengkapan penyangga ampul bekerja untuk volume yang berbeda yaitu 1ml, 2ml, 5ml, 10ml, dan 20ml. Ini mencakup spesifikasi ampul yang paling sering digunakan.

2. Aplikasi dapat diperluas ke pengujian lain untuk perangkat medis dan bahan kemasan.

3 . Untuk keamanan, tester memiliki fungsi pengembalian otomatis, perlindungan overtravel, dan kelebihan beban. 

4. Kecepatan uji yang dapat disesuaikan agar sesuai dengan kebutuhan yang berbeda.

5. Mikroprinter tipe dot matrix disematkan untuk mengekspor slip uji kertas untuk referensi jangka panjang. 

6. Transparan penutup pelindung disertakan untuk keselamatan operasi dan pengamatan proses pengujian.

7. Port RS 232 dan perangkat lunak profesional adalah bagian opsional jika pengguna ingin melakukan ekspor data. 

Spesifikasi Penguji Pemecah Ampul BST-01

Rentang Uji 0 ~ 200N (Atau sesuai kebutuhan)
Stroke 200mm (tanpa penjepit)
Kecepatan 1 ~ 500mm / menit (atau sesuai kebutuhan)
Akurasi Perpindahan 0.01mm
Akurasi 0.5% F.S.
Keluaran Layar, Microprinter, RS232 (opsional)
Daya 110 ~ 220V 50/60Hz

Standar

Beberapa standar, termasuk ISO 9187GB 2637, dan YBB00332002, mengatur evaluasi kekuatan pecah ampul

TANYA JAWAB

N/A

Konfigurasi

Mesin utama, tempat ampul, probe, mikroprinter, sel beban, penutup pelindung, kabel daya

Perangkat lunak, probe yang disesuaikan, loadcell ekstra, COM Line, dll

Cara Mengoperasikan Penguji Pemecah Ampul BST-01

ASTM F1921

ASTM F1921Hot Tack Strength for Pharmaceutical Packaging ASTM F1921 in Flexible Packaging Seal Performance The ASTM F1921 standard defines a critical laboratory method used to evaluate the hot tack strength of thermoplastic materials immediately after heat sealing and before the seal cools to ambient conditions. This property is essential in

Baca Selengkapnya "

ISO 8537

ISO 8537 Syringe Functionality Testing for Insulin Syringe ISO 8537 specifies the performance and testing requirements for sterile single-use insulin syringes, with or without needles. The standard focuses on syringe safety, functionality, sealing performance, dosage accuracy, and operational reliability. Manufacturers and quality laboratories use ISO 8537 to verify that syringes

Baca Selengkapnya "

USP 381

Elastomeric Closures Functionality Test USP 381 USP 381 defines functional testing requirements for elastomeric closures, focusing on penetrability, fragmentation, and self-sealing performance. These tests simulate real usage conditions to ensure closures maintain integrity, prevent contamination, and allow safe needle penetration. Compliance requires precise force measurement, controlled puncture procedures, and reliable

Baca Selengkapnya "
Gulir ke Atas