Pengujian Gaya Lepas dan Gaya Luncur: Indikator Utama Kinerja Jarum Suntik

Dalam industri farmasi dan perangkat medis, pengujian gaya lepas dan meluncur adalah prosedur penting yang digunakan untuk mengevaluasi kegunaan dan kualitas jarum suntik. Pengujian ini menentukan berapa banyak gaya yang diperlukan untuk memulai (melepaskan) dan melanjutkan (meluncur) gerakan plunger di dalam laras jarum suntik. Hasilnya secara langsung berdampak pada kesesuaian produk, kenyamanan penyuntikan, dan keselamatan pasien.

Metode pengujian ini sangat penting bagi produsen yang sedang mengembangkan jarum suntik yang telah diisi sebelumnya, sub-rakitan steril, dan komponen injektor otomatis. Plunger yang terlalu kencang atau longgar dapat menyebabkan kesalahan dosis, pelepasan plunger, atau aliran obat yang tidak konsisten-yang semuanya menimbulkan risiko keselamatan. Untuk alasan ini, proses pengujian diuraikan dengan jelas dalam beberapa standar internasional, termasuk ISO 7886-1, ISO 11040-4dan ISO 8537.

Pengujian Gaya Luncur Jarum Suntik dan Standar Kepatuhan Internasional

Badan pengatur telah menetapkan persyaratan ketat untuk memastikan kinerja jarum suntik dapat diandalkan dan dapat direproduksi. Pengujian gaya luncur jarum suntik mengevaluasi perilaku gesekan dalam kondisi tertentu, dengan tujuan untuk mendeteksi variasi pelumasan atau sifat material.

ISO 7886-1
Standar ini berlaku untuk jarum suntik steril sekali pakai. Ini mendefinisikan metode pengukuran gaya untuk nilai lepas dan luncur, yang harus tetap berada dalam rentang yang telah ditetapkan sebelumnya untuk menjamin pengoperasian yang lancar. Kecepatan uji yang biasanya digunakan adalah 100 mm/menitdan akuisisi data frekuensi tinggi (≥500 Hz) direkomendasikan.

ISO 11040-4
Berfokus pada tong kaca untuk jarum suntik yang sudah diisi sebelumnyastandar ini meliputi Lampiran Eyang menetapkan metode uji gaya luncur untuk sub-rakitan steril. Ini menguraikan persyaratan untuk sumbat pendorong, bagian dalam laras, dan pelumasan minyak silikon. Gesekan rendah yang konsisten sangat penting untuk memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam standar ini.

ISO 8537
Dirancang untuk jarum suntik insulinstandar ini menekankan pemberian dosis yang akurat melalui kontrol gerakan plunger. Resistensi luncur sangat penting pada alat pengantaran insulin, di mana laju injeksi yang stabil memastikan manajemen glukosa yang aman.

Prosedur dan Parameter Uji

Prosedur untuk pengujian gaya lepas dan gaya luncur mengikuti format yang terstruktur:

  1. Persiapan
    Gunakan jarum suntik kosong yang disterilkan siap untuk diisi. Pasang penghenti plunger yang kompatibel dengan tingkat pelumasan yang ditentukan.

  2. Pengaturan
    Tempatkan jarum suntik dalam mesin uji universal atau peralatan khusus seperti Instrumen Sel SSR-01 Penguji Resistensi Geser Jarum Suntik. Amankan dengan penyelarasan perlengkapan yang tepat untuk memastikan gerakan aksial.

  3. Eksekusi
    Memulai gerakan pendorong pada 100 mm/menit. Peralatan pengujian mencatat kekuatan lepas (puncak awal) dan gaya luncur (gaya rata-rata selama gerakan lanjutan).

  4. Pengambilan Data
    Catat data penting termasuk:

    • Gaya lepas (f₀)

    • Gaya luncur rata-rata (F)

    • Gaya luncur maksimum (Fₘₐₓ)

    • Jarak tempuh dan durasi pengujian

  5. Evaluasi
    Hasil dibandingkan dengan batas spesifikasi dalam ISO 7886-1, ISO 11040-4, atau ISO 8537, tergantung pada jenis jarum suntik.

Masalah Umum yang Terdeteksi Melalui Pengujian Gaya Luncur

Pengujian gaya lepas dan luncur mengungkap masalah kualitas jarum suntik yang kritis, seperti:

  • Gesekan yang berlebihan dari lapisan silikon yang tidak mencukupi atau tidak rata

  • Menempelkan plungermempengaruhi akurasi dosis

  • Ketidakcocokan material antara laras dan plunger

  • Pemutusan plunger atau kebocoran segel di bawah gaya aksial

Identifying these issues during R&D or production protects downstream processes and patient outcomes.

Recommended Equipment: Cell Instruments SSR-01 Syringe Sliding Resistance Tester

To execute these tests accurately and in compliance with ISO standards, Cell Instruments offers the SSR-01. This instrument is designed for:

  • Precise measurement of break loose and glide force

  • Kecepatan uji yang dapat disesuaikan and programmable test settings

  • Real-time data display via a 7-inch HMI touch screen

  • Built-in micro-printer for immediate reporting

  • Flexible fixtures for different syringe formats

Its intuitive interface and robust performance make it ideal for both quality assurance dan product development labs.

the Break Loose and Glide Force Testing Machine—a versatile, high-precision solution tailored for syringe and packaging material testing.

Why This Testing Matters for Manufacturers

  • Supports regulatory filings with ISO-compliant data

  • Improves product usability by eliminating sticking or erratic flow

  • Increases batch uniformity for high-volume production

  • Reduces risk of recall due to mechanical failure

  • Enhances patient comfort, especially for auto-injector and insulin syringes

Kesimpulan

Break loose and glide force testing is a fundamental part of syringe quality evaluation. Adhering to ISO 7886-1, ISO 11040-4dan ISO 8537 ensures product reliability, regulatory compliance, and safe drug delivery. By investing in advanced instruments like the SSR-01 from Instrumen Sel, manufacturers can confidently deliver high-performing syringes that meet both industry and patient expectations.

id_IDID
Gulir ke Atas